GARDA ATLETIK

olahraga

Autor, @donypro

GARDAATLETIK. Indonesia kembali mengibarkan asa dikancah voli Asia Tenggara. Tahun ini, SEA V League 2025 menjadi panggung bagi Timnas Voli Putri untuk unjuk kekuatan, dengan skuad yang dirancang seimbang dengan pengalaman para senior bertemu semangat generasi baru.

Nama-nama yang sudah akrab ditelinga pecinta voli seperti Megawati Hangestri Pertiwi dan Wilda Siti Nurfadilah kembali masuk daftar, didampingi oleh bintang muda potensial seperti Asih Amalia Nurcahyanti. Kombinasi ini diharapkan menjadi senjata rahasia dalam dua seri SEA V League mendatang.

Daftar Pemain dengan Kekuatan dan Strategi Regenerasi

Pelatih Alim Suseno menetapkan 14 pemain terbaik untuk mewakili Merah Putih. Setiap nama dipilih bukan hanya berdasarkan kemampuan, tetapi juga kesiapan mental untuk bertarung dilevel regional.

Pemain-pemain yang dipanggil untuk SEA V League 2025:

  • Megawati Hangestri Pertiwi
  • Wilda Siti Nurfadilah
  • Asih Amalia Nurcahyanti
  • Shella Bernadetha
  • Ratri Wulandari
  • Medina Warda Maulida
  • Yolana Pangestika
  • Regina Mulia Sari
  • Indah Cahya
  • Putu Dita
  • Tisya Putri Ramadhani
  • Rosa Sugiarto
  • Sri Wahyuni
  • Della Adisty

Diatas kertas, tim ini tampak menjanjikan. Namun yang menarik adalah komposisi yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan jangka pendek, tapi juga mempersiapkan lapisan generasi penerus.

Dua Seri, Satu Target Konsistensi dan Kemenangan

SEA V League 2025 terbagi ke dalam dua seri:

  • Manila, Filipina (5–7 Juli 2025)
  • Bac Ninh, Vietnam (12–14 Juli 2025)

Turnamen ini menggunakan sistem round robin, di mana Indonesia akan menghadapi tiga lawan tangguh lainnya seperti Thailand, Filipina, dan Vietnam. Artinya, setiap pertandingan akan menjadi ujian mental sekaligus ajang evaluasi langsung kekuatan tim.

Pelatih Alim Suseno Meramu Pengalaman dan Potensi

Dibalik layar, coach Alim Suseno menjadi sosok yang meramu strategi sekaligus menjaga keseimbangan tim. Ia menyadari pentingnya memberikan panggung bagi pemain muda untuk berkembang, sembari tetap mempertahankan taji dari pemain-pemain senior yang sarat pengalaman.

“Ajang ini bukan sekadar mencari juara, tapi juga sarana membentuk tim yang solid untuk kompetisi jangka panjang,” ungkap sang pelatih dalam sesi resmi bersama media.

Lebih dari Sekadar Turnamen

SEA V League bukan hanya agenda rutin, tapi juga tolak ukur kekuatan voli di Asia Tenggara. Disini, performa tim akan menjadi bahan evaluasi jelang turnamen besar seperti SEA Games dan AVC Cup.

Dengan membawa semangat juang baru dan strategi regenerasi yang matang, Indonesia menatap kompetisi ini tak sekadar sebagai ajang tanding, tapi juga momentum membangun masa depan timnas voli putri.

Posted in
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai