GARDA ATLETIK

olahraga

Autor, @donypro

GARDAATLETIK. FC Barcelona kembali menunjukkan taringnya di panggung Eropa. Setelah beberapa musim terakhir mengalami pasang surut performa, tim asal Catalan itu kini tampil menjanjikan dalam pembukaan Liga Champions musim ini. Tak hanya mengemas kemenangan tandang yang krusial, mereka juga mendekati rekor istimewa, mencetak gol dalam jumlah laga beruntun terbanyak dalam sejarah partisipasi mereka di Liga Champions.

Kemenangan yang Bukan Sekadar Tiga Poin

Pada pertandingan pembuka melawan Newcastle United yang berlangsung di St. James’ Park, Barca mencatat kemenangan 2-1. Pertandingan ini menjadi titik penting bukan hanya karena kemenangan itu sendiri, tetapi juga karena bagaimana mereka meraihnya. Marcus Rashford, pemain yang sebelumnya memperkuat Manchester United, tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol di babak kedua.

Meski sempat dibalas satu gol oleh Newcastle lewat Anthony Gordon menjelang akhir laga, hasil akhir tetap berpihak pada Blaugrana. Pelatih Hansi Flick mengungkapkan kebanggaannya atas performa tim yang menurutnya “sangat fantastis dan penuh determinasi”.

Laju Gol yang Hampir Menyamai Rekor Lama

Dua gol yang tercipta di laga tersebut bukan sekadar angka di papan skor, melainkan kelanjutan dari sebuah tren positif yang tengah dibangun oleh Barcelona. Dengan tambahan gol dari laga kontra Newcastle itu, Barca kini telah mencetak gol dalam 21 pertandingan Liga Champions secara berturut-turut.

Sebagai catatan, rekor klub ini untuk laju gol terpanjang di Liga Champions sebelumnya tercipta antara 17 September 2014 hingga 5 April 2016, yakni 22 pertandingan berturut-turut. Artinya, Barcelona hanya butuh satu laga lagi dengan minimal satu gol untuk menyamai capaian historis tersebut.

Mengapa Rekor Ini Bermakna Besar?

Bagi sebagian orang, mencetak gol di banyak pertandingan mungkin terdengar seperti hal biasa untuk klub sekelas Barcelona. Namun di pentas Liga Champions kompetisi yang terkenal dengan kualitas pertahanan elite dan strategi disiplin menjaga konsistensi mencetak gol selama lebih dari 20 pertandingan bukanlah perkara mudah.

Fakta bahwa Barca berhasil melakukannya selama dua musim berturut-turut menjadi bukti betapa kuatnya lini serang mereka, sekaligus konsistensi dalam skema permainan yang dibangun pelatih, tak peduli siapa pun yang berada di ruang ganti.

Tantangan Selanjutnya Paris Saint-Germain

Namun perjalanan untuk menyamai (dan bahkan melampaui) rekor tersebut tak akan mulus. Dalam laga kedua babak grup yang dijadwalkan pada Oktober mendatang, Barcelona akan menghadapi lawan berat, Paris Saint-Germain, sang juara bertahan.

Pertemuan ini tentu akan menjadi ujian nyata bagi produktivitas lini serang Barca. PSG dikenal sebagai tim dengan struktur pertahanan yang solid serta kemampuan menyerang yang eksplosif. Pertandingan ini bukan hanya pertarungan taktik, tapi juga akan menentukan apakah rekor gol beruntun Barca bisa bertahan atau harus berakhir.

Pemain Kunci Rashford dan Masa Depan Cerahnya di Barca

Penampilan Marcus Rashford pada laga kontra Newcastle menjadi sorotan tersendiri. Pemain yang sempat kesulitan menemukan ritme di Manchester United kini terlihat menemukan kebebasan dan kepercayaan diri di bawah asuhan Flick. Dengan dua gol yang ia lesakkan, Rashford memperlihatkan bahwa ia bisa menjadi sosok penting dalam proyek ambisius Barcelona di Liga Champions musim ini.

Jika ia mampu menjaga performa ini, bukan tidak mungkin Rashford akan menjadi salah satu penentu rekor baru Barca, serta pahlawan baru di hati para Cules.

Barca yang Lebih Dewasa di Era Baru

Yang menarik dari perkembangan tim ini bukan hanya kemampuan mencetak gol, tapi juga ketenangan dan kedewasaan dalam mengelola permainan. Jika di masa lalu Barca kerap mengandalkan tiki-taka ekstrem dan dominasi penuh, kini mereka tampil lebih fleksibel. Di bawah arahan Flick, Barcelona bisa menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi pertandingan, termasuk saat harus bertahan atau bermain pragmatis.

Keseimbangan itulah yang menjadi kunci keberhasilan mereka menjaga tren positif di kompetisi Eropa musim ini.

Apa Selanjutnya untuk Barcelona?

Jika Barcelona mampu mencetak gol di laga selanjutnya, mereka akan menyamai rekor lama mereka sendiri. Jika mereka mencetak dua gol atau lebih dan meraih kemenangan, bukan tidak mungkin rekor itu disertai dengan posisi yang kokoh di puncak grup.

Namun, sepak bola tak bisa ditebak. PSG bukanlah lawan sembarangan, dan Liga Champions adalah tempat di mana kejutan selalu terjadi. Akan tetapi, dengan semangat muda, taktik segar, dan pemain yang mulai menyatu dalam visi permainan baru, peluang untuk mengukir sejarah itu terbuka lebar.

Lebih dari Sekadar Statistik

Rekor gol beruntun bukan sekadar angka di buku sejarah. Ia mencerminkan stabilitas, kedalaman skuad, dan kemampuan klub dalam menjaga ritme permainan di level tertinggi. Bagi Barcelona, menyamai bahkan melampaui catatan 22 laga dengan gol beruntun di Liga Champions akan menjadi simbol bahwa mereka telah benar-benar kembali sebagai kekuatan utama Eropa.

Kini tinggal satu pertandingan lagi. Apakah Barca akan mengukir sejarah, atau rekor itu harus tertunda? Jawabannya ada di bulan Oktober.

Posted in
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai